Sabtu, 22 Desember 2012

Laporan Resmi PTI-A1 Modul 2 (Installasi dan Pengenalan OS Windows)



BAB I
PENDAHULUAN

I.     LATAR BELAKANG
. Untuk  menjalankan program-program dan aplikasi yang terdapat dalam sebuah komputer diperlukan adanya sistem operasi. Sistem operasi adalah sistem yang diperlukan untuk menjalankan semua aplikasi program atau software yang ada di komputer. Sistem operasi dibuat dengan salah satu tujuannya adalah mempermudah interaksi manusia sebagai pengguna dengan komputer. Mungkin kita sudah sering mendengar sistem operasi yang ada saat ini, misalnya sistem operasi Windows, UNIX/LINUX, DOS, OS/2.

Pada modul 2 ini, akan dibahas salah satu system operasi yaitu system operasi windows, yang dimulai dengan bagaimana cara mengistall system operasi windows tersebut. Sehingga kita akan lebih memahami tentang system operasi windows.

II.   TUJUAN
1.      Praktikan dapat melakukan instalasi operating system (OS) Windows.
2.      Praktikan dapat mengetahui bagaimana caranya mempartisi harddisk dan mengonfigurasi sistem.




BAB II
DASAR TEORI
A. PERSIAPAN INSTALASI
Yang harus diperhatikan dalam menginstal/menginstal ulang windows xp :

7. Siapkan CD Instal Windows XP yang bootable (cd windows xp yang bisa booting/bootable).

8. Backup data/documents apa saja yang menurut anda penting yang ada didalam drive C ke drive lainnya misal ke drive D.

Karena semua data/program yang ada didalam drive C semuanya akan hilang, kecuali anda merepair/memperbaiki maka data/program yang ada di drive C tidak akan hilang

9. Siapkan CD driver yang dibutuhkan oleh computer anda, seperti driver motherboard, sound, dan driver VGA card.

B. PROSES INSTALASI :
1. Aturlah BIOS agar prioritas bootingnya dimulai dari CD(DVD)-ROM, dengan cara:

A.     Masuk ke BIOS dengan menekan tombol Del, atau F1, atau juga F2.

B.     Pilih menu Advanced Settings, kemudian carilah ‘Boot Priority’ atau yang sejenis.

C.     Ubah pengaturannya agar CDROM merupakan urutan pertama. Kemungkinan pilihan ini memiliki 2 jenis:

i. Dengan menu ‘First boot priority’, ‘Second boot priority’ dll:
Aturlah ‘First boot priority’ ke ‘CDROM’ dengan menekan tombol PgDn/Pgup (Page Down/Up) atau +/-.
Atur juga ‘Second boot priority’nya ke HDD0/HDD1.
ii. Jika menunya ‘Boot priority’: atur ke ‘CDROM, C, A’ atau ‘CDROM, A, C’ dengan menekan tombol PgDn/Up.

D.     Kembali ke menu sebelumnya dengan menekan tombol Esc. Sampai di ini, masukkanlah CD-ROM/DVD instalasi Windows ke drive optik.

E.     Tekan F10, kemudian ketik Y dan tekan Enter.

F.      Komputer akan restart.

2. Tekan sembarang tombol jika tampil perintah ‘Press any key to boot from CD...’. Komputer kemudian akan meload Windows sementara, untuk proses instalasi.
Sebagai catatan: Di baris terbawah layar biasanya akan tertulis perintah-perintah beserta tombol keyboard yang harus ditekan, jika Setup meminta input dari Anda (sebagai user).

3. Setelah loading selesai dan menu berlatar-belakang biru muncul, akan ada pemilihan mode Setup. Tekan Enter untuk memulai proses instalasi.

4. Tekan F8 untuk menerima ketentuan lisensi (Jika tampil).

5. Setup akan meminta tempat instalasi Windows XP. Hard disk pertama akan otomatis terpilih. Jika tidak, pilihlah Hard Disk pertama sebagai tempat instalasinya. Kemudian tekan Enter.

6. Akan ada pilihan mode Format untuk Hard Disk. Pilihlah ‘Format the partition using the NTFS file system (Quick)’. Kemudian Setup akan menyiapkan Hard Disk tersebut dan mengopi seluruh file-file Windows yang diperlukan. Tunggulah beberapa menit sampai indikator Progress Bar mencapai 100%.

7. Komputer akan restart. Jangan menekan tombol apapun pada keyboard jika tampil tulisan ‘Press any key to boot from CD...’ karena kita sekarang akan membooting komputer melalui Hard Disk yang telah disiapkan oleh Setup. Kemudian Setup akan memasuki mode GUI (Graphical User Interface).

8. Windows akan meminta nama Anda beserta nama organisasi. Isilah. Ketika diminta CD-KEYnya, masukkan seperti yang tertulis di dalam CD

9. Windows juga akan meminta pengeseran waktu dan tanggal komputer. Biasanya pengaturan ini sudah benar. Pilih saja time zone yang sesuai, yaitu +7 (Bangkok, Hanoi, Jakarta) kemudian akan dilanjutkan dengan penginstalan kartu network.

10. Klik OK atau Next sampai selesai.

11. Komputer akan restart untuk yang kedua kalinya.

12. Ketika loading selesai, Anda akan dipandu untuk mengeset nama (account) pengguna. Klik saja tanda panah kanan berulang kali sampai selesai. Proses instalasi selesai.

13. Untuk tahap selanjutnya, dianjurkan untuk menginstal driver-driver yang belum/tidak dikenali Windows, seperti driver untuk modem, dll. Sumbernya bisa berasal dari CD/DVD yang didapat bersama paket pembelian peripheral tsb. Proses ini dapat dilanjutkan dengan instalasi program-program lain seperti WinRAR, Office, dll.
C. PENGENALAN WINDOWS XP

Sistem operasi dibuat dengan salah satu tujuannya adalah mempermudah interaksi manusia sebagai pengguna dengan komputer. Perkembangan komputer yang sangat pesat terutama pada sisi perangkat keras juga dibarengi dengan munculnya beberapa sistem operasi yang menjadi alternatif antara lain DOS/Windows, Unix, Linux, Sun Solaris, IBM OS/2 dan MacOS
Windows dan Linux saat ini merupakan sistem operasi terpopular dan paling banyak digunakan. Windows banyak digunakan karena alasan kemudahan dan tampilannya yang indah sedangkan Linux banyak digunakan dengan alasan keamanan dan sifatnya yang open source. Dengan alasan open source dan tidak terikat lisensi saat ini mulai terjadi pergeseran pemakai terutama didunia pendidikan, banyak yang awalnya menggunakan windows dan solaris berpindah menggunakan Linux.
Untuk modul 2 seperti telah dibahas di atas mengenai instalasi dan pengenalan windows. Sedangkan pembahasan untuk instalasi dan pengenalan Linux di bahas pada modul 3.

D. PENGENALAN DESKTOP
Gambar 1 : Windows Desktop
Desktop dahulu menjadi alasan mengapa Windows dan MacOS sangat popular. Namun saat ini sistem operasi lain seperti Linux dan Solaris juga telah menggunakan model Desktop sehingga muncul Desktop Manager yang popular yaitu KDE dan GNOMEC. Desktop manager pada Windows diperlihatkan pada gambar 1, yang terdiri dari :

1. Wallpaper : gambar background pada desktop

2. Start Menu : daftar untuk memulai bekerja dengan aplikasi

3. Quick Launch : cara cepat mengeksekusi aplikasi

4. Taskbar : papan yang menunjukkan aplikasi yang dibuka bekerja

5. Short Cut : link dari papan aplikasi atau file yang ditempatkan di desktop.


E. WINDOWS EXPLORER

Untuk mengelola file yang dibuat, Windows telah menyertakan apilkasi Windows Explorer yang digunakan untuk melakukan managemen file dan direktory yang kita buat. Tampilan Windows Explorer ditunjukkan pada Gambar 2, mempunyai bagian-bagian antara lain :
Gambar 2 : Windows Explorer

1. Menu
Memuat fitur-fitur yang ada pada Windows Explorer, berupa perintah-perintah dan konfigurasi dari tampilan Windows Explorer

2. Toolbar
Papan berisi short-cut perintah yang bisa digunakan pada Windows Explorer. Tidak semua short-cut ada pada toolbar, hal ini sesuai dengan konfigurasi (aturan) yang ditetapkan.

3. Folder View
Pada windows Explorer, terdapat dua windows (jendela) yaitu folder view explorer disebelah kiri dan view disebelah kanan. Folder view hanya menampilkan folder-folder / direktori dan beberapa file zip, sedangkan explorer view menampilkan semua isi dari folder yang dipilih, kecuali file yang di-hidden.

4. Path
Path adalah lebih lengkapnya address path merupakan alamat lengkap (path mutlak) dari folder yang dipilih pada folder view. Secara umum formatnya adalah :
<Drive>\<Folder>\<Folder>\
Contoh :
F : \Word\Format\
Berarti folder yang dipilih adalah Jumat\, terletak pada drive F:\, dengan folder utama Word\

5. Status Bar
Merupakan deskripsi isi dari folder yang dipilih, biasanya berupa jumlah file/folder yang ada pada drive/folder yang dipilih. Hidden-file bisa terdeteksi dari status bar.




BAB III
TUGAS PRAKTIKUM

1.    Jelaskan bagaimana meng-upgrade ke Windows XP dari windows 98, Windows Me (Millennium Edition), Windows 2000 Professional !
Jawab:
·         Masukkan Windows XP CD-ROM 
Setelah memasukkan Windows XP CD-ROM, pilih Instal Windows XP melanjutkan.
a.    Pilih jenis instalasi 
Ketika Setup wizard dimulai, ia akan meminta untuk memilih antara upgrade dan instalasi yang bersih. Sebuah upgrade akan mengambil sistem operasi yang ada dan meng-upgrade ke Windows XP.
b.    Perjanjian Lisensi dan kunci produk 
Selanjutnya, menyetujui perjanjian lisensi Microsoft yang kompleks.
c.    Dapatkan file Setup diperbarui 
Microsoft akan memperbarui XP Setup dengan update kritis baru dan penambahan driver dari waktu ke waktu,
d. Laporan Upgrade
Langkah ini duplikat fungsionalitas dari Upgrade Advisor, yang kita bahas di bagian kedua dari Instalasi XP dan Upgrade Super Guide.
d.      Memperbarui Setup 
file akan disalin ke komputer dalam persiapan untuk instalasi.
e.    Menyiapkan instalasi 
Pastikan untuk tidak menekan tombol apa saja jika PC meminta untuk melakukannya untuk boot dari CD-ROM.
f.     Instalasi Windows 
g.    Menyelesaikan instalasi 
Pada tahap akhir Setup,  program dan pengaturan sistem yang ditingkatkan, pengaturan yang tersimpan dan akhirnya file-file sementara akan dihapus. Selanjutnya sistem reboot lagi.
h. Selamat Datang di Microsoft Windows 
Pertama kali bahwa XP boot, kita dihadapkan dengan Box Pengalaman Out yang memungkinkan kita untuk terhubung ke Internet, mengaktifkan Windows, dan secara opsional mendaftar Windows. Ketika ini lengkap, kita dihadapkan dengan desktop XP.

2.    Jelaskan dan lakukan langkah-langkah atau proses instalasi Windows dari awal sampai selesai !
Jawab:

1. Aturlah BIOS agar prioritas bootingnya dimulai dari CD(DVD)-ROM, dengan cara:

a.        Masuk ke BIOS dengan menekan tombol Del, atau F1, atau juga F2.

b.      Pilih menu Advanced Settings, kemudian carilah ‘Boot Priority’ atau yang sejenis.

c.       Ubah pengaturannya agar CDROM merupakan urutan pertama. Kemungkinan pilihan ini memiliki 2 jenis:

v  Dengan menu ‘First boot priority’, ‘Second boot priority’ dll:
Aturlah ‘First boot priority’ ke ‘CDROM’ dengan menekan tombol PgDn/Pgup (Page Down/Up) atau +/-.
Atur juga ‘Second boot priority’nya ke HDD0/HDD1.
v  Jika menunya ‘Boot priority’: atur ke ‘CDROM, C, A’ atau ‘CDROM, A, C’ dengan menekan tombol PgDn/Up.

d.       Kembali ke menu sebelumnya dengan menekan tombol Esc. Sampai di ini, masukkanlah CD-ROM/DVD instalasi Windows ke drive optik.

e.       Tekan F10, kemudian ketik Y dan tekan Enter.

f.       Komputer akan restart.

2. Tekan sembarang tombol jika tampil perintah ‘Press any key to boot from CD...’. Komputer kemudian akan meload Windows sementara, untuk proses instalasi.
Sebagai catatan: Di baris terbawah layar biasanya akan tertulis perintah-perintah beserta tombol keyboard yang harus ditekan, jika Setup meminta input dari Anda (sebagai user).

3. Setelah loading selesai dan menu berlatar-belakang biru muncul, akan ada pemilihan mode Setup. Tekan Enter untuk memulai proses instalasi.

4. Tekan F8 untuk menerima ketentuan lisensi (Jika tampil).

5. Setup akan meminta tempat instalasi Windows XP. Hard disk pertama akan otomatis terpilih. Jika tidak, pilihlah Hard Disk pertama sebagai tempat instalasinya. Kemudian tekan Enter.

6. Akan ada pilihan mode Format untuk Hard Disk. Pilihlah ‘Format the partition using the NTFS file system (Quick)’. Kemudian Setup akan menyiapkan Hard Disk tersebut dan mengopi seluruh file-file Windows yang diperlukan. Tunggulah beberapa menit sampai indikator Progress Bar mencapai 100%.

7. Komputer akan restart. Jangan menekan tombol apapun pada keyboard jika tampil tulisan ‘Press any key to boot from CD...’ karena kita sekarang akan membooting komputer melalui Hard Disk yang telah disiapkan oleh Setup. Kemudian Setup akan memasuki mode GUI (Graphical User Interface).

8. Windows akan meminta nama Anda beserta nama organisasi. Isilah. Ketika diminta CD-KEYnya, masukkan seperti yang tertulis di dalam CD

9. Windows juga akan meminta pengeseran waktu dan tanggal komputer. Biasanya pengaturan ini sudah benar. Pilih saja time zone yang sesuai, yaitu +7 (Bangkok, Hanoi, Jakarta) kemudian akan dilanjutkan dengan penginstalan kartu network.

10. Klik OK atau Next sampai selesai.

11. Komputer akan restart untuk yang kedua kalinya.

12. Ketika loading selesai, Anda akan dipandu untuk mengeset nama (account) pengguna. Klik saja tanda panah kanan berulang kali sampai selesai. Proses instalasi selesai.

13. Untuk tahap selanjutnya, dianjurkan untuk menginstal driver-driver yang belum/tidak dikenali Windows, seperti driver untuk modem, dll. Sumbernya bisa berasal dari CD/DVD yang didapat bersama paket pembelian peripheral tsb. Proses ini dapat dilanjutkan dengan instalasi program-program lain seperti WinRAR, Office, dll.


3.    Jelaskan apa yang dimaksud direktori dan cara untuk membuat direktori ?
Jawab:
·         Direktori adalah komponen dari sistem berkas yang mengandung satu berkas atau lebih(mengandung satu direktori lainnya). Direktori biasanya disebut juga folder.
·         Cara membuat direktori :
Untuk membuat direktori anda bisa menggunakan fungsi static CreateDirectory dari class Directory. Nilai kembalian dari fungsi ini adalah sebuah instansiasi dari class DirectoryInfo:
DirectoryInfo dir = null;
if (!Directory.Exists(@"c:\elang\tes"))
{
    dir = Directory.CreateDirectory(@"c:\elang\tes");
}


4.    Jelaskan cara menghapus, mengubah dan membuat shortcut file/folder
Jawab:
·      Cara Membuat :
Klik kanan mouse lalu  klik create shortcut
·      Cara Mengubah :
Ø  Klik shotrcut
Ø  Klik kanan mouse lalu klik rename lalu ubah

·      Cara Menghapus :
Ø  Klik shortcut
Ø  Klik kanan mouse
Ø  Klik delete
Ø  Lalu klik Yes

5. Buatlah folder didalam folder PRAKTIKUM DASKOM, beri nama folder dengan Nama Anda, pindahkan file-file tugas praktikum anda ke dalam folder tersebut.
Jawab:
a.       Klik kanan mouse lalu sorot New-Folder, lalu beri nama folder tersebut dengan PRAKTIKUM DASKOM.
b.      Double klik pada folder PRAKTIKUM DASKOM , kemudian lakukan hal sama seperti langkah 1 dan beri nama folder dengan nama kita
c.       Klik file tugas praktikum, kemudian klik kanan mouse lalu sorot copy
d.      Buka folder nama lalu klik kanan mouse dan paste
 
e.       Maka file akan terkopi dan selesai
 


6. Sharing-lah folder yang baru anda buat yang kemudian lihatlah folder yang telah anda share dari komputer yang lain. Settinglah agar folder yang anda share tidak dapat dihapus.
Jawab:
a.       Klik kanan mouse lalu klik properties



b.      Klik sharing lalu tekan Ok





BAB IV
PENUTUP
·         KESIMPULAN
Operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web. Sistem Operasi “Windows” diproduksi oleh perusahaan Microsoft yang terletak di Amerika dan dipimpin oleh Bill Gates. Microsoft Windows adalah serangkaian perangkat lunak sistem operasi dan antarmuka pengguna grafis. Untuk mengelola file yang dibuat, Windows telah menyertakan apilkasi Windows Explorer yang digunakan untuk melakukan managemen file dan direktory yang kita buat.
Adapun macam-macam windows diantaranya adalah :
Ø  Windows NT Server
Ø  Windows 2003 server
Ø  Windows XP
Ø  Windows vista
Ø  Windows 7

·         PENUTUP
Sebaiknya kita mengetahui perkembangan-perkembangan system operasi yang ada saat ini, agar kita juga tidak ketinggalan informasi.
Sebelum melakukan penginstalan windows, kita harus mempersiapkan segala sesuatunya seperti yang dicantumkan pada modul 2 ini.
Kita harus mempelajari system operasi yang kita gunakan agar mempermudah dalam penggunaannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar