BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Komputer adalah teknologi yang sudah tidak di ragukan lagi
pemakaiannya dalam kehidupan sehari-hari .Yang membuaat segala pekerjaan
manusia cepat selesai. Di dalam komputer banyak komponen-komponen penyusun,
kita harus mengetahui apa saja yang terdapat di dalam komputer.
Komputer
adalah suatu perangkat elektronika yang dapat menerima dan mengolah data
menjadi informasi ,menjalankan program yang tersimpan dalam memori ,serta dapat
bekerja secara otomatis dengan aturan tertentu.
Setiap
manusia di zaman yang modern ini sangat membutuhkan yang namanya komputer untuk
mempermudah segala urusannya.Komputer tidak hanya di gunakan oleh seorang
mahasiswa ataupun siswa tetapi komputer juga bisa digunakan oleh orang-orang
usia lanjut,dan dengan di dukung oleh adanya akses internet juga dapat
memudahkan seseorang menjelajah seluruh dunia.Untuk itu komputer harus lebih di
percanggih lagi agar pemakaiannya dapat ditingkatkan.
1.1 TUJUAN
1.
Praktikan dapat mengerti dan memahami tentang struktur komputer.
2.
Praktikan dapat mengerti dan memahami tentang hardware komputer dan
macam-macam bagiannya.
3.
Praktikan dapat membedakan tentang input device dan output device.
4. Praktikan dapat merakit komputer.
BAB
II
DASAR
TEORI
A. DEFINISI KOMPUTER
Istilah komputer
mempunyai arti yang luas dan berbeda bagi setiap
orang. Istilah
komputer (computer) diambil dari bahasa Latin computare yang
berarti menghitung (to
compute atau to reckon).
Menurut Blissmer (1985),
komputer adalah suatu alat elektronik yang
mampu melakukan
beberapa tugas, yaitu menerima input, memproses input
sesuai dengan
instruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil
pengolahannya, serta
menyediakan output dalam bentuk informasi.
Sedangkan menurut Sanders
(1985), komputer adalah sistem elektronik
untuk memanipulasi
data yang cepat dan tepat serta dirancang dan
diorganisasikan
supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input,
memprosesnya, dan
menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang
telah tersimpan di
dalam memori.
Namun, pada intinya
dapat disimpulkan bahwa komputer adalah suatu
peralatan elektronik
yang dapat menerima input, mengolah input, memberikan
informasi,
menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer,
dapat menyimpan
program dan hasil pengolahan, serta bekerja secara otomatis.
B. SISTEM KOMPUTER
Tujuan pokok dari
sistem komputer adalah mengolah data untuk
menghasilkan
informasi sehingga perlu didukung oleh elemen-elemen yang
terdiri dari perangkat
keras (hardware), perangkat lunak (software), dan
brainware. Perangkat keras
adalah peralatan komputer itu sendiri, perangkat
lunak adalah program
yang berisi perintah-perintah untuk melakukan proses
tertentu, dan brainware
adalah manusia yang terlibat di dalam mengoperasikan
serta mengatur
sistem komputer.
Ketiga elemen sistem
komputer tersebut harus saling berhubungan dan
membentuk satu
kesatuan. Perangkat keras tanpa perangkat lunak tidak akan
berarti apa-apa,
hanya berupa benda mati. Kedua perangkat keras dan lunak juga
tidak dapat
berfungsi jika tidak ada manusia yang mengoperasikannya.
C. STRUKTUR KOMPUTER
Struktur komputer didefinisikan sebagai
cara-cara dari tiap komponen
saling
terkait. Struktur sebuah komputer secara sederhana dapat digambarkan
dalam
diagram blok pada gambar berikut ini.

Gambar
1.1 Struktur komputer
Bagian
CPU/Processor, Memori dan Port I/O terletak (terpasang) pada Mother Board.
Secara ringkas maka sistem komputer terdiri atas tiga bagian penting yaitu:
1.
CPU ( Central Processing Unit ) / Processor
2.
Memory ( RAM dan ROM )
3.
Input / Output
Sedangkan
fungsi komputer didefinisikan sebagai operasi masing-masing komponen sebagai
bagian dari struktur. Adapun fungsi dari masing-masing komponen dalam struktur
di atas adalah sebagai berikut:
·
Input Device (Alat Masukan) _ perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai
alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer.
·
Output Device (Alat Keluaran) _ perangkat keras komputer yang berfungsi untuk
menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa
hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.
·
I/O Ports _ bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar
sistem. Peralatan input dan output diatas terhubung melalui port ini.
·
CPU (Central Processing Unit) _ merupakan otak sistem komputer, dan memiliki
dua bagian fungsi operasional, yaitu:
_
ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data.
_
CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer.
·
Memori _ berfungsi untuk menyimpan data dan program. Memori beraneka tipe dari
yang tercepat aksesnya sampai yang terlambat. Berdasarkan kecepatan aksesnya
dapat dibuat hirarki memori seperti pada table berikut:
|
Tercepat
Tercepat
|
Register
|
|
Cache register
|
|
|
Main Memory
|
|
|
Sekunder Memory
|
·
Data Bus _ jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam system komputer.
Karena pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit
data, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada
suatu saat. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan.
Sifatnya bidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menerima data melalui
data bus ini. Data bus biasanya terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur paralel.
·
Address Bus _ digunakan untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada
proses transfer data. Pada jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang
akan ditulis atau dibaca. Address bus biasanya terdiri atas 16, 20, 24, atau 32
jalur paralel.
·
Control Bus _ digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke Data Bus dan
Address Bus. Terdiri atas 4 sampai 10 jalur paralel.
BAB III
KEGIATAN
PRAKTIKUM
§ PENGERTIAN KOMPUTER
Komputer merupakan alat elektronik yang dapat
menerima input, mengolah input, memberikan informasi, menggunakan suatu program
yang tersimpan di memori komputer, dapat menyimpan program dan hasil pengolahan
,serta bekerja secara otomatis.
§ KOMPONEN PERANGKAT KERAS PENUSUN
KOMPUTER
1. Processor : Semua proses kerja komputer
diolah oleh processor,
2. Memory chip / RAM / Random Access Memory : Berfungsi sebagai media penyimpanan sementara semua proses
komputerisasi yang terjadi. Tetapi
proses penyimpanan data sementara
pada RAM juga akan hilang begitu komputer dimatikan.
3. Hard disk : Media penyimpanan yang bersifat relative permanen , berbeda dengan RAM
yang bersifat sementara. Namun kemampuan
baca hard disk jauh lebih lambat di bandingkan kemampuan baca RAM
.
4. Power supply : berfungsi untuk membagi-bagikan
kan daya ke seluruh perangkat keras yang tergabung dalam sistem komputer ,
sebagai pusat energi yang memberikan kehidupan bagi komponen-komponen komputer.
5. Motherboard
: Induk dari semua perangkat keras komputer,
semua perangkat keras komputer yang ada pada sistem semunya bermuara dan
nyambung di motherboard ini.
6. Keyboard : Perangkat
keras komputer untuk mengirim input ke CPU komputer.
7. Mouse : Perangkat keras yang terhubung dengan
komputer melalui kabel atau nirkabel.
BAB IV
TUGAS PRAKTIKUM
1.
Mengenal Arsitektur Komputer
Tulis
daftar singkatan komponen sesuai gambar arsitektur PC dibawah ini:
Jawaban
:
GPU
: Graphics Processing Unit
AGP : Accelerated Graphics Port
HDD :
Harddisk Drive
FDD :
Floppy Disk Drive
FSB : Front Side Bus
USB : Universal Serial Bus
PCI : Peripheral Component Interconnect
RTC : Real Time Clock
PATA : Paralel Advanted Technology Attachment
SATA : Serial Advanced Technology Attachment
ISA
: Industry Standart Architecture
IDE
: Integrated Intelegent Electronic
MCA : Master of Computer Aplication
PS/2 :
Personal System/2
2. Hardware pada sistem komputer terbagi atas 3 bagian
utama, yaitu :
1. Input Unit
2. Processing Unit
3. Output Unit
Sebutkan jenis perangkat input unit tersebut!
Sebutkan
3 Komponen Utama Processing Unit dan jelaskan masing-masing
fungsi
utama 3 komponen utama Processing unit tersebut!
Sebutkan
jenis perangkat output unit tersebut dan jelaskan!
Jawab:
v Jenis perangkat input : Keyboard, mouse,
touchpad, light pen, joy stick dan games padde, barcode, scanner, microphone.
v 3 Komponen Utama Processing Unit dan
fungsinya:
1.Arithmetic and Logic Unit (ALU), bertugas
membentuk fungsi-fungsi pengolahan data komputer. ALU sering disebut mesin bahasa (machine
language) karena bagian ini mengerjakan instruksi-instruksi bahasa
mesin yang diberikan padanya. Seperti istilahnya, ALU terdiri dari dua bagian,
yaitu unit arithmetika dan unit logika boolean, yang masing-masing memiliki
spesifikasi tugas tersendiri.
2.Control Unit, bertugas
mengontrol operasi CPU dan secara keselurahan mengontrol komputer sehingga
terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi-fungsi
operasinya. Termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah mengambil
instruksi-instruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut.
3.Registers, adalah media
penyimpan internal CPU yang digunakan saat proses pengolahan data. Memori ini
bersifat sementara, biasanya digunakan untuk menyimpan data saat diolah ataupun
data untuk pengolahan selanjutnya.
3.
Menjelaskan cara kerja masing-masing komponen PC
Pilih
salah satu komponen yang terdapat pada komputer anda, dan jelaskan mekanisme
kerja komponen tersebut, Bandingkan kinerja tersebut dengan komponen sejenis
yang berfungsi sama dengan spesifikasi yang berbeda! (Tidak boleh sama dengan
teman lain satu jurusan yang mengambil mata kuliah hardware software).
Jawab:
Cara
kerja keyboard adalah untuk bertindak
sebagai perangkat input. Menggunakan keyboard, seseorang dapat mengetik sebuah
dokumen, gunakan keystroke cara pintas, mengakses menu, memainkan permainan dan
melakukan berbagai tugas lainnya. Fungsi keyboard sama dengan fungsi keypad HP
yaitu sebagai perangkat input.
4. Memori dapat dibedakan menjadi dua
bagian yaitu memori internal dan memori
eksternal. Sebutkan dan jelaskan tentang kedua jenis memori tersebut!
Jawab:
Ø Memori internal:
Memory Internal
adalah Memory yang bisa diakses secara langsung oleh prosesor. Memori internal
memiliki fungsi sebagai pengingat. Dalam hal ini yang disimpan di dalam memori
utama dapat berupa data atau program. Fungsi dari memori utama adalah menyimpan
data yang berasal dari peranti masukan sampai data dikirim ke ALU (Arithmetic
and Logic Unit) untuk diproses Menyimpan daya hasil pemrosesan ALU sebelum
dikirimkan ke peranti keluaran Menampung program/instruksi yang berasal dari
peranti masukan atau dari peranti pengingat sekunder.
Ø Memory Eksternal
Memory
Eksternal adalah memori yang menyimpan data dalam media fisik berbentuk kaset
atau disk. agar tetap mengaliri transistor sehingga tetap dapat menyimpan data.
Oleh karena penjagaan arus itu harus dilakukan setiap beberapa saat (yang disebut
refreshing) maka proses ini memakan waktu yang lebih banyak daripada kinerja
Static RAM.
5. Jelaskan tentang register!
Jawab:
Register
adalah sebagian kecil memory komputer yang dipakai untuk tempat penampungan yang
mempunyai kecepatan 5 sampai 10 kali dibandingkan memory utama, dan digunakan
untuk menyimpan instruksi-instruksi dan data yang sedang diproses di CPU.
6.
Jelaskan tentang processor dan bagaimana perkembangannya!
Jawab:
v
Pengertian Processor
Processor adalah sebuah perangkat
keras yang menjadi otak sebuah komputer dan apabila PC tanpa processor
maka PC tidak dapat dijalankan. Processor sering juga disebut sebagai pusat
pengendali atau otak komputer yang didukung oleh komponen lainnya. Perkembangan
processor diawali oleh processor intel pada saat itu hanya satu² nya
microprocessor yang ada. Tetapi pada saat ini sudah banyak beredar processor
dari produsen yang lain, sehingga user sudah bisa mendapatkan processor yang
beragam.
v Perkembangan Processor
1971:
4004 Microprocessor
Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.
1972: 8008 Microprocessor
Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004.
1974: 8080 Microprocessor
Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan
1978: 8086-8088 Microprocessor
Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.
1982: 286 Microprocessor
Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.
1985: Intel386™ Microprocessor
Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004
1989: Intel486™ DX CPU Microprocessor
Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.
1993: Intel® Pentium® Processor
Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.
1995: Intel® Pentium® Pro Processor
Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.
1997: Intel® Pentium® II Processor
Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.
1998: Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.
1999: Intel® Celeron® Processor
Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
1999: Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
1999: Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.
2000: Intel® Pentium® 4 Processor
Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.
2001: Intel® Xeon® Processor
Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
2001: Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
2002: Intel® Itanium® 2 Processor
Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium
2003: Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
2004: Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
2004: Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
2005: Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
2005: Intel Pentium D 820/830/840
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
2006: Intel Core 2 Quad Q6600
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP )
2006: Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP).
Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.
1972: 8008 Microprocessor
Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004.
1974: 8080 Microprocessor
Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan
1978: 8086-8088 Microprocessor
Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.
1982: 286 Microprocessor
Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.
1985: Intel386™ Microprocessor
Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004
1989: Intel486™ DX CPU Microprocessor
Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.
1993: Intel® Pentium® Processor
Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.
1995: Intel® Pentium® Pro Processor
Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.
1997: Intel® Pentium® II Processor
Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.
1998: Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.
1999: Intel® Celeron® Processor
Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
1999: Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
1999: Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.
2000: Intel® Pentium® 4 Processor
Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.
2001: Intel® Xeon® Processor
Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
2001: Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
2002: Intel® Itanium® 2 Processor
Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium
2003: Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
2004: Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
2004: Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
2005: Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
2005: Intel Pentium D 820/830/840
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
2006: Intel Core 2 Quad Q6600
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP )
2006: Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP).
7.Jelaskan tentang motherboard!
Jawab:
Motherboard adalah papan sirkuit
tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung seperti pada PC
atau Macintosh
dan biasa disingkat dengan kata mobo. Pengertian lain dari Motherboard atau
dengan kata lain mainboard adalah papan utama berupa pcb yang memiliki chip
bios (program penggerak), jalur-jalur dan konektor sebagai penghubung akses
masing-masing perangkat.
8.
Sebutkan persiapan dalam merakit komputer!
Jawab:
A.Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi
komputer terkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta
bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah system komputer sesuai
keinginan kita.
B. Persiapan Kompunen
dan perlengkapan
Komponen
komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan terlebih dahulu
untuk memudahkan perakitan.
C. Pengamanan
Tindakan pengamanan
diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan
listrik statis, jatuh, panas berlebihan, atau tumpahan cairan.
9. Sebutkan penyebab
troubleshooting komputer dan cara mengatasinya!
Jawab:
Segala sesuatu
masalah yang berhubungan dengan komputer disebut Troubleshooting dan timbulnya
masalah dalam komputer tentu ada sebabnya. Untuk permasalahan dengan Software
sebaiknya dilakukan pendeteksian sederhana dahulu seperti pemeriksaan file-file
yang berhubungan dengan Software atau spesifikasi permintaan (requirement) dari
Software. Apabila permasalahannya cukup rumit, sebaiknya diinstall ulang saja
Software tersebut, karena akan terlalu rumit untuk memperbaiki sebuah Software.
Teknik dalam Troubleshooting Terdapat dua macam teknik dalam mendeteksi
permasalahan dalam komputer, yaitu teknik Forward dan teknik Backward. Teknik
forward adalah teknik yang hanya melakukan pendeteksian masalah secara
sederhana dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan (dialiri listrik). Teknik
backward adalah teknik yang lebih banyak digunakan untuk mendeteksi kesalahan
pada komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik).
- Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan pada semua Hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari kabel Power Supply ke soket power pada Motherboard.
- Untuk casing ATX, kita periksa apakah kabel Power Switch sudah terpasang dengan benar.
2. Teknik Backward
Hampir sama dengan teknik sebelumnya,
teknik Backward adalah teknik untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah
komputer dinyalakan (dialiri listrik).
BAB V
PENUTUP
5.1
KESIMPULAN
Demikian laporan yang telah disusun, berdasarkan materi
pada laporan ini dapat disimpulkan bahwa: Hardware atau perangkat keras komputer adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di
dalamnya, jika salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan
tidak berfungsinya suatu komputer dengan baik yang berfungsi sebagai unit masukan, unit pemrosesan, unit
keluaran, unit penyimpanan dan unit tambahan.
5.2
SARAN
Dalam mempelajari struktur komputer maupun merakit
komputer yang perlu dilakukan adalah sering-sering mempelajari baik dengan membaca maupun searching di internet serta sering
berlatih merakit computer. Sehingga kita bisa dengan mudah mengerti dan tidak mudah lupa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar